Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Jakarta Belum Bisa Memenuhi Syarat Pemberhentian PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 28 Mei 2020 21:49
Jakarta: DKI Jakarta belum bisa memenuhi persyaratan untuk mengakhiri kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pasalnya, reproduksi efektif (rt) di Jakarta masih berkutat di angka satu.
 
"Angkanya fluktuatif, ada di kisaran satu," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020.
 
Reproduksi efektif merupakan sebuah metrik untuk melacak penyebaran virus secara real time. Dengan kondisi saat ini, berarti masih ada kemungkinan satu orang positif menulari orang lainnya. Bahkan, penularannya bisa ke lebih dari satu orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Widyastuti mengatakan jika kondisi ini terus bertahan, DKI Jakarta bisa memperpanjang masa PSBB. "Katakan kalau misalkan sehari tadinya menularkan satu orang, ini bisa lebih panjang," imbuh dia.
 
Widyastuti menyampaikan keputusan perpanjangan PSBB juga ada di tangan Kementerian Kesehatan. Kementerian Kesehatan tengah menyusun indikator berakhirnya PSBB.
 
"Jadi kami tentunya sebagai bagian dari sistem, tentu akan mengacu pada indikator yang ditetapkan," kata dia.
 
Baca: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Menjadi 6.929 Orang
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat menaati aturan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap III. Berakhirnya upaya penanganan virus korona (covid-19) itu berada di tangan masyarakat.
 
"Yang menentukan PSBB diperpanjang atau tidak sebenarnya bukan pemerintah, bukan para ahli, yang menentukan adalah perilaku seluruh masyarakat," tegas Anies di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2020.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif