Sandi: Jangan Beri Uang kepada Manusia Gerobak

M Sholahadhin Azhar 04 Juni 2018 15:21 WIB
dki jakarta
Sandi: Jangan Beri Uang kepada Manusia Gerobak
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Keberadaan manusia gerobak yang menjamur jelang Lebaran jadi perhatian serius Pemprov DKI. Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengimbau masyarakat tak memberi uang pada mereka.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak memberikan zakat dan infak kepada manusia gerobak," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 4 Juni 2018.

Menurutnya, ada dampak buruk jika mereka menerima santunan itu. Salah satunya jumlah manusia gerobak semakin menjamur. Lebih baik masyarakat menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) ke badan resmi milik pemerintah.


"Karena kalau diberi akan makin banyak lagi. Mohon kirimkan melalui badan amil zakat resmi pemerintah," ucap Sandiaga.

Baca: Sandi Klaim Jakarta Bebas 'Manusia Gerobak'

Dengan cara ini, zakat dan donasi lainnya akan tersalurkan secara tepat. Para mustahiq akan terbantu dan lapangan kerja bagi mereka bakal dibuka seluas-luasnya. Disamping itu, jumlah peminta-minta musiman bakal ditekan.

"Memastikan tidak adanya migrasi besar-besaran manusia gerobak atau peminta-minta musiman yang terjadi di Jakarta," ucapnya. 



Ke depan, Sandiaga mengungkapkan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial DKI. Menurutnya, tak ada alasan bagi keberadaan manusia gerobak. Sebab sejauh ini, program sosial di DKI diklaim Sandiaga berjalan dengan baik.

"Sedang koordinasi dengan Dinsos. Akan dipastikan mereia ditampung. Karena tidak ada lagi (alasan). Program pangan murah kita sudah mencukupi," ujarnya.

Lebih lanjut, Sandiaga bercerita pengalamannya tentang sedekah pada peminta-minta. Ia pernah menguntit seorang yang meminta di Masjid Al Taqwa di dekat rumahnya. Pengemis itu memakai pakaian kumal.

"Saya ikutin pelan-pelan, di pojokan dia naik (mobil) fortuner. Jadi buat apa kita berbagi dengan orang yang sebetulnya mampu," keluh Sandiaga.



(YDH)