Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah
Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah

Perusahaan Tak Ikut Aturan PSBB Terancam Dibekukan

Nasional Virus Korona virus corona
Jufriansyah • 07 April 2020 18:32
Jakarta: DKI Jakarta menerapkan pembatasan sosial berskala besar mulai Selasa, 7 April 2020. Namun, masih banyak perusahaan yang tidak menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) maupun protokol kesehatan. Perusahaan yang membandel bisa kena sanksi.
 
Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Disnaketrans) Jakarta Selatan Sudrajat menyebut baru 528 perusahaan dengan 160 ribu pekerja yang menerapkan sistem WFH di wilayahnya. Ratusan perusahaan tersebut menerapkan sistem WFH total dan WFH sebagian.
 
Perusahan yang tidak menerapkan WFH wajib menerapkan protokol kesehatan. Perusahaan yang membandel akan ditegur. Jika masih tak acuh, perusahaan tersebut terancam mendapat sanksi administrasi hingga pidana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, pihak kesehatan. Atau pihak PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dalam hal perizinannya, mungkin bisa dibekukan gitu" kata Sudrajat, Selasa, 7 April 2020.
 
Tindakan hukum bagi perusahaan yang tidak menerapakan WFH dan protokol kesehatan bisa merujuk undang-undang yang berlaku. Di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.
 
Baca: Tujuh Kegiatan Terlarang Selama PSBB di Jakarta
 
Apalagi, DKI Jakarta sudah menerapkan PSBB. Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Penanganan Covid-19 tegas mengatur WFH.
 
Dalam regulasi tersebut, perusahaan atau instansi dilarang mempekerjakan pegawainya di kantor atau dengan jumlah pekerja normal. Diganti dengan bekerja di rumah atau pembatasan jumlah pekerja, kecuali instansi dan bidang tertentu.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif