Peternak mengecek kondisi ayam ras ternakannya yang ditampung di kandang Jalan Manimbaya, Kelurahan Masomba, Kecamatan Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (26/1). Foto: MI/M Taufan SP Bustan.
Peternak mengecek kondisi ayam ras ternakannya yang ditampung di kandang Jalan Manimbaya, Kelurahan Masomba, Kecamatan Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (26/1). Foto: MI/M Taufan SP Bustan.

Ahok Larang Warga Pelihara Unggas di Rumah

Nasional virus flu burung
LB Ciputri Hutabarat • 22 Maret 2016 02:58
medcom.id, Jakarta: Warga diminta untuk tidak memelihara hewan unggas seperti ayam dan burung di rumah. Pasalnya hewan ini rentan dengan sejumlah penyakit.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, larangan ini sebenarnya sudah berlaku sejak lama.
 
"Pemda DKI sejak delapan sampai sembilan tahun lalu sudah melarang pemotongan dan pemiliharaan hewan unggas di rumah," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai catatan, DKI mengatur aturan tersebut yang tertuang dalam Perda nomor 4 tahun 2007 tentang Peredaran Pemeliharaan Hewan Unggas. Namun selama ini Ahok mengatakan jika DKI selalu terkendala dengan area Rumah Potong Hewan (RPH).
 
"Bangunan kita tak cukup untuk memindahkan pemotongan ayam. Ada 21 pedagang sementara yang siap cuma 14 tempat. Ya bagaimana mau pindah," jelas Ahok.
 
Untuk itu, mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku akan membangun sejumlah RPH yang bisa menampung unggas untuk meminimalisir penyakit unggas seperti flu burung yang baru-baru ini terjadi di Jakarta Selatan.
 
"Saya tegaskan ada biaya kewajiban pengembang tolong disiapkan juga. 2017 saya enggak mau dengar lagi ada yang dagang ayam tapi potong sembarangan," tandas Ahok.
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif