ilustrasi penyelenggaraan Formula E di New York, Amerika Serikat. AFP/David Delgado.
ilustrasi penyelenggaraan Formula E di New York, Amerika Serikat. AFP/David Delgado.

Anies Heran Banyak Pihak Mengkritik Anggaran Formula E

Nasional Formula E
Nur Azizah • 15 Agustus 2019 19:15
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta heran banyak pihak yang mempermasalahkan anggaran balap mobil elektrik internasional atau Formula E. Anggaran Formula E dinilai fantastis, yakni Rp360 miliar.
 
Pemprov DKI Jakarta bahkan kembali mengusulkan anggaran tambahan sebesar Rp934 miliar. Anggaran ini masih dibahas untuk dimasukkan ke dalam APBD 2020.
 
"Biasanya di tempat lain enggak dibahas nih yang kayak gini. Seperti Asian Games ada enggak yang melihat berapa biayanya? Seperti MotoGP di Semarang, enggak ada (yang bahas)" kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anies menegaskan ini bukan kali pertama ajang internasional dihelat di Indonesia. Biaya Formule E pun dinilai sama dengan ajang internasional lain.
 
Baca: Salah Hitung, Anggaran Formula E Jadi Rp360 Miliar
 
Anies tak mau memusingkan kritik terhadap kebijakan itu. Toh, seluruh anggaran belum final.
 
"Nanti kalau sudah dibahas ya. Kan masih proses sekarang. Jadi, nanti ada prosesnya dan kita transparan," ujar dia.
 
Dalam rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta dijelaskan anggaran sebesar Rp934 miliar itu digunakan sebagai biaya penyelenggaraan dan asuransi Formula E. Rinciannya, 22 juta Poundsterling untuk penyelenggaraan dan 35 juta Euro untuk asuransi.
 
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan Rp360 miliar untuk penyelenggaraan Formula E. Anggaran itu masuk dalam rancangan APBD-P 2019.
 
Rp360 miliar akan digunakan untuk commitment fee lantaran Jakarta menjadi tuan rumah. Jumlah itu setara 20 juta Poundsterling.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif