Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, tetap tutup kendati ada pelonggaran akses transportasi, Senin, 11 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, tetap tutup kendati ada pelonggaran akses transportasi, Senin, 11 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

Penumpang Terminal Tanjung Priok Dialihkan ke Pulo Gebang

Nasional Virus Korona PSBB
Yurike Budiman • 12 Mei 2020 02:44
Jakarta: Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, tetap tutup kendati ada pelonggaran akses transportasi dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi per Kamis, 7 Mei 2020. Calon penumpang yang hendak keluar kota diarahkan ke Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.
 
"Di sini belum ada instruksi pelaksanaan operasional bus akap (antarkota antarprovinsi)," kata Kepala Terminal Tanjung Priok, Mulya, saat dikonfirmasi, Senin, 11 Mei 2020.
 
Ia mengatakan penumpang tak bisa bepergian keluar kota dengan mudah. Kelonggaran hanya diberikan kepada pegawai pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan pelayanan terkait virus korona (covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah juga memberikan pengecualian kepada petugas ketahanan dan pertahanan, ketertiban umum, dan pelayanan kesehatan. Selain itu, kelonggaran diberikan kepada warga membutuhkan layanan kesehatan darurat.
 
"Yang mau ke luar kota juga harus memenuhi syarat khusus. Tidak diperbolehkan jika tidak sesuai kriteria," ungkap Mullya.
 
Berdasarkan pantauan, Terminal Tanjung Priok masih sepi aktivitas. Tidak ada satu pun bus akap yang parkir di dalam terminal. Hanya transportasi dalam kota dan TransJakarta yang masih melayani penumpang dari Terminal Tanjung Priok, hingga pukul 18.00 WIB.
 
Terminal Tanjung Priok sudah tutup sejak diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada April 2020. Per 7 Mei, Kementerian Perhubungan telah memberi kelonggaran bagi angkutan umum untuk mengangkut 'orang-orang khusus', tetapi mudik tetap dilarang.
 
Penumpang Terminal Tanjung Priok Dialihkan ke Pulo Gebang
 
Baca: 39 Ribu Kendaraan Ngotot Mudik Diminta Putar Balik
 
"Intinya adalah relaksasi. Dimungkinkan semua moda angkutan udara, kereta api, laut dan bus, kembali beroperasi," kata Menteri Perhubungan Budi Karya.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif