Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. MI/Arya Manggala.
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. MI/Arya Manggala.

Disparbud DKI Anggarkan Rp700 M untuk Promosi dan Festival

Nasional pemprov dki
Putri Anisa Yuliani • 17 November 2019 07:49
Jakarta: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menganggarkan Rp700 miliar untuk promosi wisata Jakarta tahun 2019. Anggaran itu juga meliputi berbagai kegiatan festival.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Parisiwasata dan Kebudayaan DKI Jakarta Alberto Ali mengatakan angka itu tak besar karena masih banyak pendanaan festival yang dibiayai swasta.
 
"Ya tergantung persepsi orang ya. Kalau melihatnya hanya menghamburkan anggaran ya itu kan pandangan yang memang menurut mereka tidak tahu secara keseluruhan bahwa kita kan punya strategi dari Januari hingga Desember itu tujuannya agar setiap bulan ada pegelaran atau atraksi yang bisa dinikmati wisatawan. Bukan hanya di penghujung tahun tapi di awal-awal," kata Alberto ditemui usai hadir dalam Festival Pesona Lokal di Gelora Bung Karno, Sabtu, 16 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah menggelar puluhan festival sepanjang 2019. Di antaranya Festival Cap Go Meh, Jakarta Muharram Festival, Festival Pecinan, Festival Kota Tua, dan Festival Pesona Lokal dan Jakarta International Performing Arts (JakIPA).
 
Alberto mengatakan puluhan festival dan kegiatan promosi demi meraih target kunjungan wisata. Pemporv DKI Jakarta memasang target kunjungan wisatawan mancanegara hingga 2,9 juta sampai akhir tahun ini.
 
Pemprov DKI sengaja menggelar lebih banyak festival di akhir tahun. Mereka mempertimbangkan musim liburan di dalam dan luar negeri.
 
"Sampai Agustus kemarin sudah 1,2 juta wisman yang masuk ke Jakarta. Kita harapkan tercapai hingga akhir tahun ini," ungkapnya.
 
Pemprov DKI Jakarta menyebut pihak swasta cukup peduli terhadap penyelenggaraan festival. Kolaborasi dengan swasta itu bisa menekan anggaran penyelenggaraan festival.
 
"Saya rasa kita tidak dalam konteks menghabiskan anggaran. Semua yang kita lakukan itu kolaborasi, dengan swasta jadi tidak semata-mata menggunakan APBD," jelas Alberto.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif