NEWSTICKER
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Wibi Andriano. Medcom/Cindy.
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Wibi Andriano. Medcom/Cindy.

DKI Diminta Tak Gagap Antisipasi Banjir

Nasional banjir jakarta
Cindy • 04 Januari 2020 17:54
Jakarta: Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andriano mengatakan pemerintah tak boleh gagap menanggulangi banjir. Sistem pengendalian bencana harus dimatangkan.
 
"Pemerintah tidak boleh gagap. Mau itu tanggal merah semua harus bisa bekerja, tidak ada alasan bahwa ini ada pesta segala macam," kata Wibi usai meninjau Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu, 4 Januari 2020.
 
Standar operasional prosedur (SOP) penanggulangan bencana harus jelas mengatur tindakan pemerintah. Wibi mencontohkan langkah PLN yang dinilai tak cepat tanggap mematikan listrik di wilayah terdampak banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akibatnya, empat warga meninggal akibat tersengat listrik di beberapa wilayah Jakarta. PLN, kata Wibi, seharusnya telah mengantisipasi hal ini.
 
"Kenapa bisa PLN tidak mematikan (listrik) dalam keadaan status banjir luar biasa ini. Sosialisasi harus sudah ada dimana prosesnya selama ini, apakah kita tidak pernah mengalami banjir sehebat ini sekian lama?" kata Wibi.
 
SOP penanggulangan bencana juga perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui tindakan yang harus diambil saat perintah evakuasi dikeluarkan pemerintah daerah.
 
"Diminta evakuasi harus keluar dari rumah, jangan tinggal di rumah. Karena ketika peringatan sudah diberikan tapi masyarakat tidak mengindahkan, akhirnya terjadi masalah dan akhirnya kehilangan korban jiwa," tandas Wibi.
 
Wibi Andriano meninjau Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Dia ingin menengok langsung kondisi warga yang terdampak banjir.
 
Fraksi NasDem pun memberikan bantuan berupa uang tunai dan bantuan pangan kepada pengungsi di Cipinang Melayu. Bantuan pangan berupa mi instan, air mineral, dan biskuit.
 
Wibi menuturkan NasDem berencana kembali memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai, popok bayi dan pakaian dalam. Sebab usai meninjau, sejumlah warga mengeluh butuh pakaian bersih.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif