Ilustrasi Samsat - ANT/Prasetyo Utomo
Ilustrasi Samsat - ANT/Prasetyo Utomo

DKI Perpanjang Penghapusan Denda Pajak Kendaraan

Nasional pajak kendaraan
Nur Azizah • 18 Desember 2018 09:50
Jakarta: Program penghapusan denda pajak kendaraan di DKI Jakarta diperpanjang. Keputusan ini diambil lantaran animo masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tinggi.
 
"Kami melihat masih adanya tunggakan pajak tersebut maka pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meneruskan program penghapusan sanksi administrasi ini," kata Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI, Faisal Syafruddin, Selasa, 18 Desember 2018.
 
Pembebasan denda pajak kendaraan diperpanjang hingga Senin, 31 Desember 2018. Pembayaran bisa dilakukan melalui kantor Samsat, gerai Samsat, hingga mobil Samsat keliling.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:4 Juta Kendaraan Belum Bayar Pajak)
 
Masyarakat yang menunggak bisa membayarkan pajak terutang tanpa harus membayar denda. Pada 2017, pemutihan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu upaya Pemprov DKI untuk mencapai target pajak di akhir tahun anggaran.
 
Pada akhir 2017, Pemprov berhasil mengumpulkan pajak kendaraan bermotor sebanyak Rp8 triliun. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya sejumlah Rp7,7 triliun.
 
Sementara itu, peningkatan juga terjadi pada pajak bea balik nama kendaraan. Dari target Rp5 triliun bisa terealisasi menjadi Rp5,03 triliun.
 

 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif