Ilustasi banjir di sejumlah jalan  Ibu Kota. (Foto: Antara/Herka Yanis Pangaribowo)
Ilustasi banjir di sejumlah jalan Ibu Kota. (Foto: Antara/Herka Yanis Pangaribowo)

Gatot Subroto Banjir, Ahok Salahkan Bangunan Sekitar

Nasional banjir jakarta
LB Ciputri Hutabarat • 25 Januari 2016 14:50
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuding bangunan perkantoran di Wilayah Jalan Gatot Subroto tidak memiliki tandor air sementara (water trap). Akibatnya, banjir kerap terjadi di beberapa titik di wilayah itu.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama mengatakan, genangan air tak terhindarkan ketika selokan dipergunakan untuk kabel optik bangunan tersebut. "Semua saluran, pipa listriknya, fiber opticnya. Mereka (pemilik gedung) tidak bikin saluran sendiri," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/1/2016).
 
Ahok mengklaim, Dinas Tata Air DKI sedang membuat selokan baru untuk utility (keperluan kabel). Pemprov DKI sudah mengimbau dan memberi peringatan kepada pemilik bangunan untuk merapikan kabel optic yang mereka miliki.
 
Kepala Dinas Tata Air DKI, Teguh Hendarwan mengaku akan menindak perusahaan yang masih nakal. Sebab, penggunaan kabel optik di satu saluran air melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. "Kami akan bongkar paksa kalau masih disatukan," kata Teguh.
 
Daerah Gatot Subroto adalah satu dari 57 titik yang rawan tergenang air di Ibu Kota. Teguh yakin, pembenahan utilitas dan water trap akan mengurangi genangan air yang menjadi langganan daerah tersebut.
 
"Kami sudah ada tim reaksi cepat. PPSU (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) sudah berjaga. Pasti bisa berkurang (genangannya)," klaim Teguh.
 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif