Ilustrasi/Antara/Iggoy el Fitra
Ilustrasi/Antara/Iggoy el Fitra

Pemprov DKI Diminta Optimalkan TPU Rorotan

Nasional dki jakarta Virus Korona pemakaman
Hilda Julaika • 29 Oktober 2020 15:27
Jakarta: Lahan permakaman jenazah virus korona (covid-19) di DKI Jakarta menipis. Lahad di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Ranggon tersisa 300 liang. Pengamat tata ruang Nirwono Joga meminta Pemerintah Provinsi DKI perlu mengoptimalkan TPU Rorotan di Jakarta Utara.
 
"DKI masih mengandalkan TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur, dan cadangannya itu TPU Rorotan Jakarta Utara," kata Nirwono saat dihubungi Media Indonesia, Kamis, 29 Oktober 2020.
 
Menurut dia, optimalisasi itu diperlukan karena permakaman jenazah covid-19 selalu bertambah. Sebab, TPU di Jakarta Utara ini memiliki luas 25 hektare, dengan daya tampung mencapai 48.125 petak makan.
Meski demikian, Nirwono tak menampik lahan Rorotan masih harus dimatangkan dengan diurug setinggi antara 1,5-2 meter. Lantaran tanahnya berada dalam posisi yang terlalu dangkal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nirwono pun menyarankan ada tata cara khusus pemakaman jenazah yang meninggal karena covid-19. Tujuannya untuk melakukan penghematan lahan pemakaman.
 
"Tata cara pemakaman pasien covid-19 dengan membuat lubang besar bersama dan dimakamkan dengan teknik tumpuk peti jenazah untuk menghemat lahan makam," sarannya.
 
Selain itu, optimalisasi lahan pemakaman juga bisa dilakukan dengan kremasi. Hal ini untuk keluarga yang memiliki tradisi atau kepercayaan yang memperbolehkan proses kremasi.
 
"Lebih hemat biaya, tempat, waktu, lahan," kata Nirwono.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif