Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 357

Nasional dki jakarta Virus Korona
Sri Yanti Nainggolan • 05 Agustus 2020 18:49
Jakarta: Pasien positif covid-19 di Jakarta bertambah 357 pada Rabu, 5 Agustus 2020. Total ada 23.266 kasus positif di DKI.
 
"Dari jumlah tersebut, 14.760 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 895 orang meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Weningtyas Purnomorini, di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.
 
Sebanyak 2.483 pasien terkonfirmasi positif masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, 5.128 pasien melakukan isolasi mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 61.794 pasien dinyatakan suspek korona. Rinciannya, 1.941 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, 2.989 pasien menjalani isolasi mandiri, dan meninggal sebanyak 2.258 orang. Sebanyak 54.606 orang sudah selesai isolasi.
 
Sebanyak 746 pasien berstatus probable, 708 meninggal, dan 38 masih isolasi. Pelaku perjalanan yang menjalani isolasi mandiri mencapai 120 orang.
 
Sementara itu, jumlah kontak erat kasus confirm atau probable yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 9.281 orang. Secara kumulatif, pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) sampai 4 Agustus 2020 sebanyak 608.147 spesimen.
 
Spesimen tersebut didapat dari 5.044 orang. Diagnosa terhadap 4.287 orang dilakukan untuk memastikan diagnosis dengan hasil 357 positif dan 3.930 negatif.
 
Baca:Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 1.839 Orang
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melakukan rapid test terhadap 319.201 orang, dengan persentase reaktif covid-19 sebesar 3,5 persen.
 
"Dengan rincian 11.133 orang dinyatakan reaktif covid-19 dan 308.086 orang dinyatakan non-reaktif," kata Rini.
 
Kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. Jika hasilnya positif, maka akan dirujuk ke Wisma Atlet/rumah sakit atau isolasi secara mandiri di rumah.
 
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,4 persen, sedangkan Indonesia sebesar 15,3 persen. Organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif