Ilustrasi tunjangan hari raya. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi tunjangan hari raya. Medcom.id/M Rizal

Pemprov DKI Imbau BUMD Atur Pembagian THR

Nasional Virus Korona tunjangan hari raya virus corona
Cindy • 12 Mei 2020 15:01
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau 13 badan usaha milih daerah (BUMD) untuk menunda, memotong, atau tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) untuk Lebaran 2020. Baik THR untuk dewan komisaris, dewan pengawas, direksi, hingga karyawan.
 
"Sifatnya imbauan, jadi kami tidak bisa memaksa. Karena kalau memaksa harus ada dasar hukumnya," kata Sekretaris Badan Pembina BUMD DKI Riyadi saat dikonfirmasi, Selasa, 12 Mei 2020.
 
BUMD yang mendapat imbauan tersebut ialah Perumda Pasar Jaya, Perumda Pembangunan Pasar Jaya, PDAM Jaya, PD Dharma Jaya, PD PAL Jaya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT MRT Jakarta, dan PT Bank DKI. Kemudian PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Jakarta Tourisindo, PT Jamkrida Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol, dan PT Transportasi Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sri Mulyani Siap Cairkan THR bagi ASN Rp29,3 Triliun
 
Menurut dia, sudah ada sejumlah BUMD yang menerapkan imbauan menunda, memotong, dan tidak memberi THR. Masing-masing BUMD bisa menyesuaikan pembagian THR sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan.
 
"Kan karyawan ada juga yang golongannya rendah. Ada yang golongannya tinggi dan pendapatannya lebih tinggi," ujar Riyadi.
 
THR yang dipotong atau tak diberi sama sekali itu nantinya akan digunakan untuk membantu donasi penanganan covid-19. Mulai dari pemberian sembako bagi warga terdampak maupun alat pelindung diri bagi para tenaga medis.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif