Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Azizah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Azizah

DKI Jakarta Terapkan PPKM Level 4 Hingga 25 Juli

Nasional DKI Jakarta PSBB pandemi covid-19 Anies Baswedan ppkm PPKM Mikro PPKM Darurat
Fachri Audhia Hafiez • 22 Juli 2021 12:24

Jakarta: DKI Jakarta menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 hingga Minggu, 25 Juli 2021. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 925 Tahun 2021.

"Memutuskan, menetapkan Keputusan Gubernur Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019," bunyi salinan Kepgub tersebut dikutip Medcom.id, Kamis, 22 Juli 2021.

Beleid itu menegaskan PPKM level 4 berlaku di Ibu Kota pada 21 Juli hingga 25 Juli 2021. Penerapan protokol kesehatan dan penerapan sanksi selama PPKM level 4 sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021.

Aturan tersebut ditandangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 21 Juli 2021. Pelaksanaan kebijakan itu menyesuaikan aturan PPKM level 4 yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pemerintah tidak lagi menggunakan istilah PPKM darurat wilayah Jawa dan Bali. Istilah itu diubah menjadi PPKM level 4 wilayah Jawa dan Bali. 
 
Baca: Beri Sinyal Perpanjang PPKM Darurat, Begini Pernyataan Jokowi
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan perubahan istilah PPKM darurat menjadi PPKM level 4. Perubahan tersebut sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden (Jokowi) memerintahkan agar tidak lagi menggunakan nama PPKM darurat ataupun mikro, namun kita gunakan sederhana, yaitu PPKM level 4," ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 21 Juli 2021.
 
Penetapan level wilayah berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan Menteri Kesehatan. Beberapa indikator tersebut, yakni laju transmisi covid-19, respon sistem kesehatan, dan kondisi sosiologis masyarakat. 


 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif