Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di DPRD DKI, Senin, 19 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di DPRD DKI, Senin, 19 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Wagub DKI Tegaskan Tak Ada Rem Darurat

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki PSBM
Sri Yanti Nainggolan • 06 Januari 2021 17:48
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan Ibu Kota tak menerapkan rem darurat. Isu ini sempat muncul untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 imbas libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).
 
"Sekarang ini tidak berhenti total, kami menyebutnya pengetatan," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021. 
 
Menurut dia, pengetatan ini senada dengan kebijakan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) dari pemerintah. Skema ini mulai berlaku pada Senin, 11 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Dinkes DKI: Februari ICU RS Penuh Bila Tidak Ada Intervensi
 
Pengetatan, kata dia, sedianya sudah diterapkan saat libur Nataru. Kebijakan DKI sesuai dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait pembatasan jam operasional moda transportasi dan syarat rapid test antigen. 
 
"Alhamdulillah hari ini (kebijakan) sudah diambil oleh pemerintah pusat," ucap Riza. 
 
Wilayah di Jawa dan Bali akan menerapkan PSBM. Kebijakan ini untuk menekan kasus positif covid-19 di masing-masing provinsi.
 
"Penerapan pembatasan secara mikro ini sesuai arahan Bapak Presiden (Joko Widodo). Nanti pemerintah daerah akan menentukan wilayah-wilayah mana saja yang akan dilakukan pembatasan tersebut," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif