Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Perdagangan Orang Berkedok Pijat Beraksi Selama 1,5 Tahun

Nasional perdagangan manusia
Siti Yona Hukmana • 27 Juni 2019 14:52
Jakarta: Polisi terus menyelidiki kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dilakukan oleh Utis Kesdian, 30. Utis diketahui cukup lama melakukan aksi berkedok pijat plus-plus itu.
 
"Dia mengaku telah beroperasi 1,5 tahun," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, AKP Faruq Rozi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Menurut Faruq operasional 'usaha' Utis dilakukan di hotel kawasan Sunter, Jakarta Utara dengan tarif Rp500 ribu per orang. Baik pemijat maupun konsumen berjenis kelamin laki-laki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pelayan laki-laki merupakan freelance (pekerja lepas) dengan pelanggannya juga laki-laki," ujar Faruq.
 
Baca juga: Polisi Bongkar Perdagangan Orang Berkedok Pijat
 
Pengungkapan kasus bermula saat Unit III Kriminal Khusus (Krimsus) Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan patroli siber di media sosial pada Rabu, 19 Juni 2019. Kemudian penyidik menemukan sebuah akun Facebook dengan nama *_PIJIT SENSUAL_* yang dikelola oleh Utis Kesdian.
 
"Menindak lanjuti temuan tersebut anggota opsnal memesan dua orang tukang pijat," tutur Faruq.
 
Kemudian, pada Rabu, 26 Juni 2019 terjadi kesepakatan polisi dengan Utis (pelaku) untuk pelayanan pijat plus di hotel kawasan Sunter, Jakarta Utara. Sekitar pukul 19.30 WIB, Utis bersama temannya Wahyudin datang ke hotel itu untuk memberikan servis.
 
Sekira pukul 20.40 WIB, polisi melakukan penangkapan di kamar nomor 1304 hotel kawasan Sunter, Jakarta Utara itu. Saat penangkapan, didapati saksi dalam keadaan telanjang di dalam kamar hotel.
 
"Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke kantor Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyidikan," imbuh Faruq.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif