MRT di Depo Lebak Bulus. Foto: MI/Adam Dwi
MRT di Depo Lebak Bulus. Foto: MI/Adam Dwi

Besok, DPRD DKI Serahkan Rekomendasi Tarif MRT

Nasional mrt pemprov dki
Theofilus Ifan Sucipto • 20 Maret 2019 23:55
Jakarta: Komisi B DPRD DKI akan memberikan rekomendasi tarif Moda Raya Terpadu (MRT) dan Lintas Rel Terpadu (LRT). Rekomendasi itu disusun berdasarkan rapat internal dan akan diserahkan ke pimpinan dewan.
 
"Tadi komisi B sudah rapat internal. Kami akan menyerahkan rekomendasi pada pimpinan, mungkin besok pagi," kata Ketua Komisi B DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi saat dihubungi, Rabu, 20 Maret 2019.
 
Suhaimi menjelaskan komisi B sudah mempelajari pemaparan pihak MRT dan LRT. Namun, dia enggan membeberkan hasil rekomendasinya karena belum disampaikan pada pimpinan dewan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait lamanya finalisasi tarif MRT dan LRT di DPRD, Suhaimi menyebut semua sudah sesuai prosedur di DPRD. Komisi menunggu surat dari pimpinan dewan, baru membahasnya dan memberi rekomendasi pada pimpinan.
 
"Kalau pimpinan belum bersurat, ya komisi tidak akan membahas," imbuhnya.
 
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut proses rapat yang cukup panjang antara MRT, LRT, dan DPRD, hal yang lumrah. Sebab, dewan membutuhkan penjelasan lengkap sebelum membuat rekomendasi.
 
"Bukan berarti pemaparan mereka (MRT dan LRT) tidak jelas. Tapi harus lengkap dulu baru komisi bisa buat rekomendasinya," pungkas Suhaimi.
 
DPRD DKI menggelar rapat komisi B yang menghasilkan beberapa usulan bagi pihak MRT dan LRT sebelum menentukan tarif. Usulan pertama, pengelola diminta mempertimbangkan soal adanya subsidi agar tarif MRT dan LRT terjangkau.
 
DPRD ingin subsidi dikucurkan pemerintah daerah tepat sasaran yaitu diberikan pada masyarakat DKI. Pasalnya, berdasarkan data yang diterima DPRD DKI, 70 persen pengguna transportasi berasal dari luar Jakarta.
 
Kedua, meminta pihak terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) serta pihak MRT dan LRT menentukan teknis untuk membedakan mana yang masyarakat Jakarta dan bukan.
 
Ketiga, meminta pihak MRT dan LRT memerhatikan betul masalah kebersihan. Ida menilai banyaknya tempah sampah yang disediakan tidak menjamin kebersihan stasiun
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif