Air merendam pemukiman warga di Kampung Duri Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin, 6 Januari 2020. Foto: MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Air merendam pemukiman warga di Kampung Duri Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin, 6 Januari 2020. Foto: MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Hakim Sakit, Sidang Gugatan Banjir Jakarta Ditunda

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Fachri Audhia Hafiez • 10 Maret 2020 13:33
Jakarta: Sidang putusan sela gugatan perwakilan kelompok (class action) atas banjir DKI Jakarta di awal 2020 ditunda. Hal ini lantaran ketua majelis hakim Panji Surono yang menangani perkara sakit.
 
"Persidangan dengan agenda penetapan tidak bisa dibacakan pada sidang kali ini," kata hakim anggota Bintang Al di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Selasa, 10 Maret 2020.
 
Sidang keempat gugatan akan mendengarkan putusan hakim apakah gugatan akan diterima sebagai class action atau tidak. Penetapan hakim sedianya telah siap dibacakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sidang akan kembali dilanjutkan pada Selasa, 17 Maret 2020. Bintang berharap Panji bisa segera pulih.
 
"Hakim juga manusia biasa yang bisa sakit, saksi pun (sebelum sidang) ditanya apakah sehat karena itu sangat manusiawi dan benar-benat sakit. Jadi sejak kemarin beliau sakit, ini hari kedua. Kita doakan semoga sehat," ujar Bintang.
 
Gugatan banjir Jakarta dilayangkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena dianggap lalai menangani bencana yang mengakibatkan kerugian masyarakat. Gugatan Nomor 27/Pdt.GS/ClassAction/2020/PN.Jkt.Pst. itu fokus pada dua materi pokok.
 
Hakim Sakit, Sidang Gugatan Banjir Jakarta Ditunda
Sidang putusan sela gugatan class action banjir DKI Jakarta, Selasa, 10 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
 
Baca: Sidang Gugatan Korban Banjir Jakarta Dimulai
 
Pada materi pertama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta digugat lantaran tidak menyiapkan sistem peringatan dini (EWS) terhadap bencana banjir. Materi kedua yakni mengenai tidak adanya sistem bantuan darurat.
 
Gugatan diwakili lima orang dari lima wilayah administrasi DKI Jakarta. Mereka berasal dari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif