Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Cindy
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Cindy

Anies Ultimatum Pelanggar PSBB Transisi

Nasional Virus Korona PSBB
Cindy • 10 Agustus 2020 14:20
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi akan dikenakan sanksi denda progresif. Sanksi bakal diberi lebih berat kepada pelanggar yang berulang.
 
"Termasuk penutupan tempat usaha (bagi perusahaan/tempat usaha)," kata Anies lewat unggahan di media sosial Instagram, Senin, 10 Agustus 2020.
 
Anies membeberkan Pemprov DKI sudah mengumpulkan Rp2,75 miliar dari denda terhadap pelanggaran PSBB transisi. Anies menyebut pemberian sanksi ini bukan untuk mendapatkan denda semata melainkan demi keselamatan warga DKI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anies bersama jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sempat meninjau sejumlah rumah makan di kawasan Jakarta. Ada tempat usaha yang sudah menerapkan protokol kesehatan dan ada yang melanggar berulang.
 
"Tim Satpol PP telah dan akan terus menerus melakukan pemeriksaan memastikan protokol kesehatan berjalan. Peraturan tentang protokol dan sanksi sudah sejak Mei lalu," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
 
Baca: Pemprov DKI Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan di Restoran
 
Dia mengapresiasi tempat usaha yang telah menjalankan protokol kesehatan covid-19 selama masa PSBB transisi. Antara lain dengan membatasi 50 persen pengunjung, mewajibkan penggunaan masker, jaga jarak minimal satu meter, hingga disinfeksi sebelum dan sesudah kegiatan.
 
"Mari saling menjaga dan saling mengingatkan orang di sekitar, lakukan pembiasaan pola hidup sehat dan aman sesuai protokol kesehatan covid-19 menuju kegiatan sosial-ekonomi yang produktif," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif