Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.

Anies Komunikasikan Pembukaan Sekolah untuk Tahun Depan

Nasional dki jakarta Virus Korona sekolah Anies Baswedan
Cindy • 23 November 2020 17:09
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum bisa memutuskan membuka kegiatan belajar tatap muka di sekolah pada Januari 2021. Pernyataan menanggapi arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang mengizinkan pembelajaran tatap muka tahun depan.
 
"Saat ini belum ada keputusan apakah bulan Januari (2021) itu akan mulai belajar di sekolah atau tidak, nanti kita akan komunikasi (dengan Kemendikbud)," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 23 November 2020.
 
Anies menuturkan pihaknya akan mengkaji pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah pada Desember 2020. Pengkajian berdasarkan kondisi pandemi virus korona (covid-19) di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, kondisi pandemi covid-19 tiap daerah berbeda. Sehingga, kebijakan tak bisa dipukul rata. 
 
Baca: Pemprov DKI Finalisasi Mekanisme Pembukaan Sekolah
 
"Prinsip kita adalah keselamatan bagi anak-anak," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
 
Anies mengatakan Jakarta merupakan daerah yang pertama kali menutup kegiatan sekolah sejak 16 Maret 2020. Keputusan tersebut akibat kasus covid-19 menyebar pertama kali di Jakarta.
 
Keputusan pembukaan sekolah kembali, kata dia, akan dipikirkan matang-matang. Anies butuh berkonsultasi dengan para ahli di bidang kesehatan dan pendidikan.
 
"Sehingga keputusan kita berdasarkan situasi di Jakarta," kata Anies. 
 
Seluruh satuan pendidikan diperbolehkan kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun depan. Kebijakan ini berlaku mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021.
 
"Jadinya bulan Januari 2021," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, Jumat, 20 November 2020.
 
Pembukaan sekolah, kata Nadiem, bukan lagi berdasarkan zona. Namun tergantung keputusan dan izin dari pemerintah daerah, kantor wilayah, atau kantor Kementerian Agama (Kemenag).
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif