Sejumlah rangkaian KRL. Antara/Asprilla Dwi Adha
Sejumlah rangkaian KRL. Antara/Asprilla Dwi Adha

Penumpang Kereta di Gambir dan Pasar Senen Melonjak

Nasional Virus Korona Idul Adha
Siti Yona Hukmana • 31 Juli 2020 14:29
Jakarta: Jumlah penumpang kereta api (KA) jarak jauh di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Jakarta Pusat, melonjak. Total penumpang pada 11 KA yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, hari ini mencapai 3.958.
 
"Jumlah tersebut mengisi sekitar 90 persen dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 4.385," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 31 Juli 2020.
 
Eva mengatakan sebanyak 4.385 tempat duduk tersebut merupakan kuota yang telah dibatasi oleh pemerintah. Yakni, 70 persen dari total kapasitas normal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembatasan dilakukan untuk penjagaan jarak di dalam rangkaian kereta," ujar Eva.
 
Eva mengatakan pada H-1 Iduladha itu, pemberangkatan jumlah penumpang meningkat sekitar dua kali lipat dibandingkan pada akhir pekan lalu. Dia memastikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19) tetap terlaksana dengan baik.
 
"Seluruh penumpang mengikuti aturan yang diterapkan, seperti menggunakan masker dan face shield setelah boarding di stasiun hingga selama perjalanan KA berlangsung. Para pengguna juga secara kooperatif mengikuti pemeriksaan suhu tubuh berkala yang dilakukan sepanjang perjalanan kereta," ujar dia.
 
Baca: Pengguna KRL Senin Pagi Mencapai 111 Ribu Orang
 
Sementara pada hari Iduladha, sebanyak 2.600 tempat duduk telah dipesan melalui online. Kapasitas tempat duduk disediakan sebanyak 3.155.
 
"Terdapat tujuh KA kita operasikan di area Daop 1 Jakarta," kata dia.
 
Eva mengatakan seluruh penumpang wajib memenuhi sejumlah persyaratan sebelum keberangkatan. Pertama, suhu tubuh normal, memiliki berkas hasil rapid test atau tes PCR yang berlaku 14 hari setelah diterbitkan.
 
"Jika salah satu persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan langsung diganti 100 persen melalui bantuan petugas," ujar Eva.
 

(JMS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif