Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Yurike Budiman
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Yurike Budiman

Penutupan Jalan di Rawa Bokor Hoaks

Nasional Virus Korona
Siti Yona Hukmana • 01 April 2020 23:02
Jakarta: Polisi memastikan informasi penutupan jalan di daerah Rawa Bokor, Kalideres, Jakarta Barat, hoaks. Ini dipastikan setelah petugas mengecek langsung lokasi tersebut.
 
Informasi ini pertama kali disebar oleh seorang pria yang merekam kegiatan Dinas Perhubungan saat membawa barier beton menggunakan truk. Pria itu menyebut barrier beton digunakan untuk menutup jalan di daerah itu. Video berdurasi 49 detik itu viral di media sosial WhatsApp.
 
"Setelah kami cek ke TKP, info penutupan jalan di daerah Rawa Bokor adalah hoaks," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 1 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yusri menegaskan pemerintah hingga saat ini belum memerintahkan penutupan jalan. Artinya, polisi maupun Dinas Perhubungan tidak diizinkan melakukan operasi penutupan jalan tersebut.
 
"Jadi, itu sebenarnya ada perapihan barier beton oleh Dishub Tangerang Kota," ujar Yusri.
 
Baca: Polri Diminta Persuasif dalam Bubarkan Keramaian
 
Karena dianggap membuat resah, polisi kemudian menangkap penyebar berita bohong tersebut. Pelaku berinisial KM, 39.
 
"Dia sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot jurusan Bandara-Rawa Bokor. Pelaku diamankan oleh Polsek Benda, Tangerang," ucap Yusri.
 
Berikut pernyataan pelaku dalam rekaman video berdurasi 49 detik itu;
 
Assalamualaikum, selamat pagi saudara-saudara, yang mau ke Dadak atau ke daerah Rawa Bokor semuanya berhati-hati ya, karena sudah mulai ditutup jalan prapatan Rawa Bokor. Beton sudah dipasang mau ditutup.
 
Keluar tol dari Amaris sudah ditutup, keluar tol dari CBC juga sudah ditutup. Sekarang prapatan Rawa Bokor sudah mau ditutup. Zona merah, mau ditutup tuh mobilnya sudah disiapin tuh lihat.
 
Jadi, sementara di rumah saja jangan ke mana-mana ya nunggu dianterin. Apa kek yang dianterin. Sekian dan terima kasih.

 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif