Sekda DKI Saefullah/Medcom.id/Ilham Wibowo
Sekda DKI Saefullah/Medcom.id/Ilham Wibowo

DKI Maksimalkan Pendapatan Sektor Pajak

Nasional pemprov dki
Cindy • 16 November 2019 09:37
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berusaha menggenjot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun 2019. Pemprov DKI memaksimalkan pendapatan sektor pajak.
 
"Pendapatan pajak kami trennya lagi naik terus, lagi kami kejar terus. Kalau mau total dibanding tahun lalu, leading-nya itu antara Rp1,5-2 triliun," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 November 2019.
 
Saefullah menuturkan perhitungan APBD 2019 bakal tutup akhir Desember 2019. Defisit anggaran belum diketahui.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Defisit itu kan diketahui kalau sudah berakhir, ini belum berakhir kita masih berjuang," kata Saefullah.
 
Saefullah optimistis pihaknya dapat menekan defisit anggaran akibat belum dibayarnya dana bagi hasil Jakarta. Pasalnya, dana bagi hasil Jakarta Rp6,39 trilliun belum masuk kas Pemprov DKI.
 
Dia optimistis penggenjotan sektor pajak bisa memangkas defisit anggaran Jakarta. Saefullah menambahkan Pemprov DKI masih punya waktu selama 1,5 bulan hingga akhir Desember 2019.
 
"Masih ada 1,5 bulan lagi. Desember historical-nya itu selalu bagus pendapatannya," sambung Saefullah.
 
Pemprov DKI tidak akan memangkas anggaran pengusulan APBD DKI 2020. Pihaknya menjalankan kegiatan sesuai prioritas kerja.
 
"Dalam eksekusinya dicicil sesuai kemampuan keuangan, kan kita sudah ada yang prioritas, yang sudah kontrak ya prioritas dibayarin. Supaya cash flow kita terjaga dengan baik," beber dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif