(kiri ke kanan) Kepala Pelaksana BPBD DKI Subejo dan Kepala Dinas SDA Juaini saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan.
(kiri ke kanan) Kepala Pelaksana BPBD DKI Subejo dan Kepala Dinas SDA Juaini saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan.

Persiapan Pemprov DKI Hadapi Banjir

Nasional banjir jakarta
Sri Yanti Nainggolan • 14 November 2019 20:39
Jakarta: Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta bersiap menghadapi musim hujan. Sejumlah langkah pencegahan berjalan sejak pertengahan 2019.
 
"Sejak Juli kita telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengerukan waduk, sungai, rawa, dan saluran yang ada di dinas, sudin, maupun kecamatan," kata Kadis SDA Juaini di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 14 November 2019.
 
Dinas SDA telah membuat beberapa sumur resapan dan mengeruk 17 sungai serta lima waduk di wilayah Jakarta. Lima waduk yang dikeruk di antaranya Waduk Pluit, Waduk Melati, Waduk Teluk Gong, Waduk BPP Poncol, dan Embung Cenderawasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemprov DKI juga menargetkan membangun 1.000 titik sumur resapan pada 2019. Sekitar 800 sumur resapan telah selesai dibangun.
 
Dinas SDA juga melanjutkan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Kali Kamal sepanjang 2,2 km, naturalisasi sungai, pembangunan waduk di 10 lokasi, dan pembangunan sungai sepanjang 8.274 meter hingga September 2019.
 
Sepuluh waduk yang baru dibangun itu di antaranya Waduk Cilangkap Giri Kencana, Waduk Cimanggis, Waduk Kampung Rambutan 1 dan 2, Waduk Pondok Rangon, Waduk Pekayon, Situ Rawa Minyak, Embung Lapangan Merah, Embung Semper Barat Cilincing, dan Embung Cakung Timur.
 
Juaini menyebut titik genangan air berkurang setelah pembangunan waduk itu. Sebanyak 30 lokasi genangan berulang dengan 242 titik laporan tercatat pada 201-2018. Titik genangan itu tersisa 15 lokasi pada 2019.
 
"Sehingga, terjadi pengurangan sebanyak 15 lokasi genangan berulang," kata dia.
 
Dinas SDA juga menyiapkan sebanyak 133 pompa mobile dengan kapasitas 28,512 m3/dt, 457 pompa stationer di 165 lokasi dengan kapasitas 489,01 m3/dt, 231 pintu air, excavator amphibi untuk pengerukan waduk, combi jetting yang digunakan untuk penyedotan lumpur saluran drainase, AWLR (Automatic Water Level Recorder) di 21 lokasi, serta CCTV daring sejumlah 103 unit. Sebanyak 7.889 personel disiagakan bersama 260 unit alat berat dan 461 unit dump truck.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif