Jakpro Cemas Warga Marah soal Stadion BMW
Ilustrasi--warga melintas di antara tumpukan kontainer yang berada di lahan Taman BMW, Jakarta Utara. FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan
Jakarta: PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengajukan dana penyertaan modal daerah (PMD) sekitar Rp1,5 triliun di APBD DKI Jakarta 2019. Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto berharap DPRD DKI menyetujui usulan tersebut.

Bila tidak, maka pembangunan stadion Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa (BMW) di Jakarta Utara, terancam molor. Ia khawatir, warga Jakarta akan marah bila stadion itu tak kunjung selesai.

"(Pembangunan) itu bisa mundur lagi. Nanti Jakmania marah lagi. Kan Jakmania termasuk rakyat, saya mohon wakil rakyat untuk mendukung," ujar Dwi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 8 November 2018.


Dwi menyampaikan, desain stadion BMW sudah siap. Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu dana untuk mulai pembangunan.

Baca: Warga: Stadion BMW bukan Monster bagi Kami

Untuk menyetujui PMD Jakpo, DPRD DKI Jakarta harus revisi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014. Dalam perda itu, tertulis modal dasar Jakpro maksimal sebesar Rp10 triliun.

Sementara sampai saat ini, PT Jakrpro sudah menerima PMD sebesar Rp9,4 triliun. Artinya, Jakpro hanya bisa meminta PMD sekitar Rp591 miliar lagi.

Baca: Stadion BMW Dibangun Tahun Depan

Dwi meminta Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014 direvisi dan nilai PMD untuk Jakpo dinaikan tiga kali lipat, menjadi Rp30 triliun. Dia berharap, DPRD DKI akan segera membahas revisi perda itu.

"Sekarang perdanya akan dibahas di Badan Musyawarah DPRD DKI untuk membahas perda untuk penyuntikan modal inti," pungkas Dwi.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id