Ilustrasi PSBB/Medcom.id/Zaenal.
Ilustrasi PSBB/Medcom.id/Zaenal.

Penumpang Angkutan Umum DKI Menurun 88 Persen

Nasional PSBB
Siti Yona Hukmana • 19 Mei 2020 20:35
Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut jumlah penumpang angkutan umum menurun. Penurunan terjadi saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
 
"Pada masa PSBB ini turun menjadi 231 ribu penumpang per hari atau 88 persen penurunannya," kata Syafrin dalam diskusi daring yang diselenggarakan oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Selasa, 19 Mei 2020.
 
Syafrin menuturkan, jumlah penumpang angkutan perkotaan pada masa normal yakni Februari lalu, rata-rata 1,8 juta per hari. Kemudian, pada saat penerapan work frok home (WFH) turun menjadi 912 ribu penumpang per hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Anies Minta Warga Disiplin Aturan PSBB
 
Menurut dia penurunan yakni sebanyak 52,68 persen. Kemudian pada saat pembatasan ekstrem jumlah penumpang menjadi 328 ribu per hari atau turun 82,9 persen.
 
"Artinya PSBB dari aspek layanan transportasi juga volume lalin cukup berhasil untuk menekan terjadi pergerakan masif masyarakat," ujar Syafrin.
 
Jumlah penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) juga mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan sebanyak 68 ribu penumpang per hari pada Februari 2020. Jumlah penumpang menurun 33 persen pada 16-22 Maret 2020 saat penerapan work from home (WFH). Penurunan juga terjadi saat pembatasan ekstrem pada 23 Maret-9 April menjadi 15 ribu per hari atau turun 75,9 persen.
 
"Kemudian pada masa PSBB penumpang AKAP ini hanya 4.800 penumpang saja atau turun 92,8 persen, sebelum pada 24 April layanan AKAP apakah itu bus maupun KA jarak jauh ditiadakan," imbuh Syafrin.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif