Perkantoran Dibidik Jadi Kantong Parkir saat Asian Games
Wakadishubtrans DKI Jakarta Sigit Wijatmoko--Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Pemilik lahan parkir privat diminta untuk dapat bekerja sama selama gelaran Asian Games 2018. Rumah serta perkantoran diminta untuk mengikhlaskan lahannya dijadikan lokasi alternatif titik awal menuju venue pertandingan, terutama di simpang jalur ganjil genap. 

Wakadishubtrans DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan lokasi pertandingan perlu steril dari kehadiran parkir liar yang bisa menghambat laju kendaraan. 

"Sekarang kita inventarisir kawasan Gelora Bung Karno (GBK) steril dari parkir. Makanya lahan-lahan parkir privat yang bisa kerja sama sebagai kantong parkir kita komunikasikan," ujar Sigit di Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018. 


Rencananya, lahan privat tersebut bakal dibebaskan sebagian. Khusus bagi warga yang hendak menuju venue pertandingan. 

Baca: Kantong Parkir Lebih Efektif di Dekat Sudirman

Ia menyakini kebijakan ini bakalan didukung sebagai jalan partisipasi ajang olah raga internasional terbesar kedua di dunia ini. "Kita mau minta beberapa persen satuan ruang parkir yang ada di gedung tersebut untuk parkir penonton Asian Games," ujar Sigit.

Ia menambahkan nantinya di dekat lokasi kantong parkir itu bakalan dibuat halte bus penghubung Transjakarta. Seluruh venue pertandingan di DKI Jakarta direncanakan bakal terkoneksi. 

"Nanti diintegrasikan dengan publik transport Transjakarta. Akses parkir masyarakat bisa di gedung pemerintah dan swasta untuk mengganti kendaraanya dengan publik trasport saat berpindah venue," papar dia. 

Selama Asian Games, kata Sigit, ketersediaan kantong parkir juga bisa dimafaatkan menghadapi perluasan penerapan ganjil genap, yang dipastikan bakal dilakukan. Karenanya, peralihan warga menggunakan transportasi masal dinilai sebagai momentum partisipasi dukungan kepada negara. 

"Jumlah dari Trans Jakarta support berapa pun yang diperlukan. Intinya bagaimana masyarakat terlayani dengan baik dan tidak ada penumpukan dan hal-hal yang menyengsarakan penumpang," pungkasnya. 




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id