Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Pelanggar Ganjil Genap Diberi Teguran di Masa Sosialisasi

Nasional sistem ganjil genap
Fachri Audhia Hafiez • 02 Agustus 2020 09:32
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan sistem ganjil genap mulai Senin, 3 Agustus 2020. Selama tiga hari pertama, pelanggar hanya diberi teguran.
 
"Pada Senin-Rabu, 3-5 Agustus 2020, kendaraan yang bergerak dengan pelat nomor ganjil di tanggal genap begitu sebaliknya tetap diberhentikan petugas, ditegur dan tidak ditilang," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 2 Agustus 2020.
 
Sambodo mengatakan kepolisian akan menanamkan kembali pemahaman kepada masyarakat bahwa ganjil genap sudah berlaku selama tiga hari itu. Pada Kamis, 6 Agustus 2020, polisi baru mulai melakukan penindakan berupa tilang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan melakukan penindakan terhadap kendaraan-kendaraan yang melanggar aturan ganjil genap ini, baik secara manual maupun secara elektronik," tegas Sambodo.
 
Baca: Ganjil Genap di DKI Jakarta Kembali Berlaku Mulai 3 Agustus
 
Sistem ganjil genap akan diterapkan di 25 ruas jalan Ibu Kota. Ruas jalan ini sebelumnya juga ditetapkan pada Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.
 
Jam operasi ganjil genap di masa PSBB transisi akan sama dengan penerapannya sebelum masa pandemi, yakni pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-21.00 WIB.
 

(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif