Pemprov DKI Canangkan Kartu Pekerja

M Sholahadhin Azhar 25 Oktober 2018 18:27 WIB
pemprov dki
Pemprov DKI Canangkan Kartu Pekerja
Gubernur Jakarta Anies Baswedan--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta pada 1 November 2018, dibarengi dengan kebijakan lain. Gubernur Jakarta Anies Baswedan akan memfasilitasi kaum pekerja dengan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kita ada program kartu pekerja. Kartu pekerja ini jangkauannya harus luas," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Oktober 2018.

Pihaknya, kata dia, telah menggandeng beberapa serikat pekerja untuk menyosialisasikan hal ini. Misalnya seperti Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), supaya program ini didengar semua pihak.


Baca: Serapan Kartu Pekerja Minim

Menurut Anies, bantuan langsung untuk biaya perjalanan merupakan terobosan baru. "Kalau dulu kita menjangkau anak itu hanya berbasis sekolah sekarang kita ingin menjaringnya lewat basis profesi," katanya.

Presiden KSPI Said Iqbal mengapresiasi langkah gubernur untuk menyediakan kartu pekerja. Pasalnya, kaum pekerja memang memerlukan subsidi untuk biaya transportasi.

Selama ini, kata dia, biaya transportasi menyedot hampir 50 persen pendapatan, selain biaya perumahan. Dengan adanya subisid, kaum pekerja bisa terbantu, khususnya untuk menabung dan mengalokasikan pendapatan pada keperluan lain.

"Biaya 60 item Komponen Hidup Layak (KHL) dalam struktur upah yang diterima oleh buruh itu 35% menyedot biaya transportasi dan perumahan," kata Said.

Pemprov DKI akan menetapkan besaran UMP 2019 sebesar Rp3.648.035 per-bulan. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 8,71 persen dari UMP 2017 sebesar Rp 3.355.750 per bulan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tahun 2015.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id