Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Riza: PPKM Jawa-Bali Melebihi Harapan Awal DKI

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki
Antara • 23 Januari 2021 05:00
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengapresiasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang digulirkan pemerintah pusat. Kebijakan itu dinilai melampaui apa yang diharapkan pihaknya.
 
Riza mengungkapkan awalnya DKI meminta pemerintah pusat menerapkan pembatasan di skala Jabodetabek yang dinilainya memiliki interaksi tinggi antardaerah. Pembatasan sosial diperlukan demi mengendalikan penyebaran covid-19.
 
"Harapan kami, awalnya wilayah Jakarta dan Bodetabek, ternyata pemerintah tidak hanya menyamakan Jabodetabek, tetapi juga menyamakan Jawa dan Bali. Itu jauh lebih baik dari yang kami harapkan dan kami minta," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Epidemiolog: Efek Samping Ringan, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Vaksinasi
 
Menurut dia, PPKM Jawa-Bali dapat menyatukan periode pembatasan antardaerah, bahkan hingga substansinya. Selama ini, kepala daerah di Jawa dan Bali mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial tidak bersamaan secara waktu dan substansi.
 
Riza juga menilai positif langkah pemerintah pusat yang menyinergikan kebijakan pembatasan Jakarta dengan Bodetabek melalui PPKM. Dia mengakui meskipun berkepentingan, kebijakan ini tak bisa hanya disuarakan oleh pemimpin Ibu Kota.
 
"Kami kan sebagai provinsi tidak enak kalau ikut menentukan atau mengatur daerah-daerah Bodetabek, jadi itu (sinergitas) dengan Bodetabek menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sekalipun selama ini dukungan Pak Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Pak Wahidin Halim (Gubernur Banten) sangat mendukung (kebijakan) Jakarta, tetapi ini akan lebih baik lagi kalau memang seperti dua pekan ini (PPKM). Jadi pemerintah pusat memberikan dukungan yang lebih banyak lagi dan lebih baik lagi," ucap dia.
 
PPKM di Jawa-Bali resmi diperpanjang. Kebijakan yang semula dijadwalkan berakhir pada 25 Januari 2021 itu, diteruskan hingga dua pekan mulai 26 Januari 2021 hingga 8 Febuari 2021. Langkah ini diambil untuk mencegah lonjakan kasus virus korona di Tanah Air.
 
Sama seperti PPKM 11-25 Januari 2021, pembatasan jilid II tetap diberlakukan di tujuh provinsi. Wilayah ini meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif