Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala

Angka Positif Covid-19 Fluktuatif, Gage Masih Ditiadakan

Nasional Virus Korona sistem ganjil genap PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 25 November 2020 20:03
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum memberlakukan lagi sistem pembatasan mobil melalui pelat nomor ganjil genap (gage). Sistem ini dinonaktifkan sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, Senin, 14 September 2020.
 
"Jadi untuk penerapan gage di tengah pandemi covid-19 (virus korona), penilaian kita tidak semata hanya kepada volume lalu lintas," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Gedung DPRD DKI, Rabu, 25 November 2020.
 
Menurut dia, ada aspek lain yang harus dimasukkan agar kebijakan menjadi komprehensif. Salah satunya angka positif covid-19 di Jakarta saat PSBB ketat dan transisi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ganjil-Genap Tetap Tak Berlaku Meski Volume Kendaraan Naik
 
"Ini kita ketahui datanya masih fluktuatif, berdasarkan itu kita belum menerapkan ganjil genap," kata dia.
 
Syafrin mengakui ada peningkatan volume lalu lintas hingga 13,4 persen. Rata-rata peningkatannya ada pada tiga titik pemantauan. Namun, ia tak menyebutkan detail daerah itu. 
 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga memastikan sistem ganjil genap masih meniadakan di Ibu Kota. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19, terutama di angkutan umum.
 
"Kan kalau ada ganjil genap berarti otomatis ada penambahan masyarakat yang akan menggunakan angkutan umum," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fahri Siregar, Senin, 23 November 2020.
 
Pandemi covid-19 di DKI belum menunjukkan tanda-tanda penurunan potensi penularan. Per Rabu ini, pasien positif virus korona di DKI Jakarta bertambah 1.273 orang menjadi 130.461 kasus.
 
Jumlah kasus aktif naik 219 sehingga total pasien yang dirawat maupun isolasi mandiri menjadi 8.778. Sebanyak 119.099 pasien telah dinyatakan bebas covid-19 dengan tingkat kesembuhan 91,3 persen. Di sisi lain, 2.584 pasien meninggal dengan persentase kematian 2 persen.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif