TransJakarta membatasi jumlah penumpang tiap bus selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
TransJakarta membatasi jumlah penumpang tiap bus selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Kapasitas TransJakarta, KRL, dan MRT Selama PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Siti Yona Hukmana • 10 April 2020 17:28
Jakarta: Pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta membatasi kapasitas angkut sejumlah transportasi publik. Seluruh moda mengurangi kapasitas maksimum penumpang untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Untuk TransJakarta pelayanan single bus dengan kapasitas penumpang 86 orang saat ini hanya boleh mengangkut setengahnya, berarti 40 penumpang," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 10 April 2020.
 
Sementara untuk kereta api baik KRL Jabodetabek dan MRT Jakarta hanya boleh mengangkut 60 penumpang dalam satu gerbong. Apabila satu rangkaian MRT Jakarta terdiri dari 6 gerbong, maka penumpang yang diangkut hanya 360 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Demikian juga dengan KRL Jabodetabek. Jika ada 10 gerbong dalam satu rangkaian berjalan maka total yang bisa diangkut hanya 600 penumpang," ujar dia.
 
Petugas Fokus Sosialisasi di Hari Pertama PSBB
Panduan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Grafis Medcom.id
 
Baca: 33 Check Point Kendaraan Disebar di Jakarta
 
Sedangkan LRT Jakarta, Syafrin menyebut kapasitas angkut per gerbong hanya 40 orang. Satu rangkaian LRT yang terdiri dari dua gerbong hanya akan menampung 80 penumpang dalam satu kali perjalanan.
 
Syafrin menambahkan, untuk angkutan roda dua online atau ojek online tidak diperbolehkan membawa penumpang. Ojek online hanya boleh mengangkut barang atau logistik.
 
"Untuk penggunaan sepeda motor pribadi masih diperbolehkan berboncengan dengan catatan bahwa penumpang tersebut satu alamat dengan pemilik kendaraan. Selain itu menggunakan masker dan sarung tangan," ucap dia.
 
Selain pembatasan jumlah penumpang, seluruh angkutan umum trayek tetap dan teratur baik perkeretaapian dan kendaraan bermotor operasionalnya dibatasi hanya pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Hal itu sesuai aturan dalam pelaksanaan PSBB.
 
PSBB di Jakarta berlaku mulai hari ini hingga 23 April 2020. PSBB diterapkan selama 14 hari dan akan diperpanjang jika dibutuhkan.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif