Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Harus Ditingkatkan

M Sholahadhin Azhar 11 Oktober 2018 18:06 WIB
banjir jakarta
Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Harus Ditingkatkan
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
Jakarta: Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menyoal anggaran penanganan banjir yang belum maksimal. Menurutnya, penganggaran terkait hal itu harus digenjot.

"Karena permasalahan saluran air di Jakarta belum beres semua. Kok kemarin tren pengajuannya turun," kata Prasetyo pada Medcom.id di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Oktober 2018.

Pras mengaku tak hapal rincian pengajuan anggaran penanganan banjir, namun ia menganggap peningkatan anggaran amatlah penting. Sebab, bencana banjir tak bisa diduga, sehingga penanganannya harus dianggarkan maksimal.


"Kalau misalkan enggak dipakai, kan bisa masuk Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) lagi," kata dia.

Menurutnya, anggaran memang harus meningkat, mengingat kondisi Jakarta saat ini. Ketinggian tanahnya mayoritas berada di bawah permukaan air laut. Sementara, pembangunan terus berlanjut dan menyebabkan tanah semakin turun.

Terlebih, kata dia, Jakarta juga dialiri oleh 13 sungai yang menjadi biang banjir saat musim penghujan. Meski bukan kewenangan pemerintah daerah, namun warga Jakarta akan merasakan jika debit sungai meluap, sehingga diperlukan anggaran tinggi.

"Itu sebenernya bukan otorisasi pemda, tapi kalau ada apa-apa pasti kita yang kena," kata Pras. Untuk itu, saat ini pihaknya ingin berkoordinasi dengan Kementerian PUPR membereskan hal ini. 

Baca: Ratusan Kelurahan di Jakarta Terancam Banjir

Terpisah, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Bestari Barus mengamini bahwa anggaran penanganan banjir harus naik. Pasalnya, pengajuan APBD perubahan sudah semakin tinggi.

Sehingga, kata dia, tak ada alasan menahan anggaran untuk penanggulangan banjir. "Jadi kalau di pembahasan ini tidak kemudian dimaksimalkan udahlah, kusut. Apalagi anggaran ini jadi Rp 87 triliun, kita akan maksimalkan," kata Bestari.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id