Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Anies Bersyukur MA Tolak Gugatan Pergub Rusun

Nasional pemprov dki apartemen rusun
Theofilus Ifan Sucipto • 22 Maret 2019 22:22
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi Mahkamah Agung (MA) yang menolak gugatan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. MA dinilai mengedepankan keadilan.
 
"Saya mengapresiasi MA yang mengambil sebuah keputusan dan keputusan itu mendasarkan pada prinsip keadilan," kata Anies di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat 22 Maret 2019.
 
Anies menyebut Pergub 132 Tahun 2018 bertujuan menjadikan rumah susun (rusun) sebagai ekosistem hidup yang nyaman dan berkeadilan. Dia mengklaim aturan yang dibuat itu memenuhi prinsip-prinsip dasar pengelolaan yang berkeadilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemarin sempat digugat di MA dan gugatannya ditolak. Artinya apa yang kita putuskan itu benar menurut konstitusi dan juga sesuai dengan prinsip keadilan yang selama ini kita dorong," imbuhnya.
 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu semakin semangat meminta semua pihak untuk menjalankan Pergub tersebut secara lengkap, konsisten, dan tuntas. Anies memprediksi di masa depan, akan lebih banyak rusun di Jakarta.
 
"Jika rumah susun tidak ada keadilan maka tidak ada lagi orang yang mau tinggal di rumah susun," ujar Anies.
 
Dia juga menilai Pergub itu membawa keuntungan bagi pengembang rusun jika menjalankannya dengan benar. Sebab, kesan masyarakat yang baik saat tinggal di rusun akan mempermudah pengembang mengampanyekan penjualan rusun. Anies meminta semua pihak taat pada Pergub itu.
 
"Bila tidak dilaksanakan maka sanksi-sanksi yang sudah tersedia akan kita terapkan," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan, Penertiban, dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti menyebut ada pihak yang mengguggat Pergub itu. Mereka adalah notaris bernama Sutrisno Tampubolon dan asosiasi Real Estate Indonesia (REI).
 
Mereka mengajukan peninjauan kembali Pergub 132 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 23/PRT/M/2018 tentang Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun pada MA. Namun MA menolak gugatan tersebut.
 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif