Anies Diminta Mengevaluasi Kinerja SKPD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Adin
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD). Sebab, hingga saat ini penyerapan APBD DKI 2018 masih rendah.
 
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Dwi Ratna mengatakan, penyerapan APBD DKI 2018  baru 60,48% dari total anggaran Rp83,26 triliun. Padahal, penggunaan anggaran tinggal satu setengah bulan lagi.
 
"Dengan persentase serapan anggaran dari APBD 2018 yang belum maksimal, kami berharap Gubernur beserta jajarannya melakukan audit serta monev kinerja para pimpinan SKPD dalam memacu pergerakan penyerapan anggaran yang signifikan," kata Ratna dalam rapat paripurna tentang Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) di Gedung DPRD DKI, Kamis, 29 November 2018.
 
Gerindra berharap Pemprov DKI bisa memaksimalkan APBD 2019. APBD 2019 meningkat 7% dari APBD 2018 dari sekitar Rp83,26 triliun menjadi Rp89,08 triliun.

Baca: Penyerapan APBD DKI Masih Rendah

Fraksi PKS juga mengkritisi hal yang sama. Dalam rapat Pandangan Umum fraksi, PKS menyebut minimnya serapan lantaran kurangnya perencanaan. Alhasil, program startegis seperti pembangunan rumah susun tertunda.
 
"Perencanaan kurang matang membuat penyerapan masih rendah. Ini akan menjadi preseden kurang baik bagi pemerintah saat ini," ungkap politikus PKS Ahmad Yani.
 
PKS khawatir hal tersebut berdampak pada penyerapan anggaran di tahun-tahun berikutnya. PKS mendesak Anies memperbaiki kinerja SKPD di tahun mendatang.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id