Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Anies Baswedan Menepis Tuduhan Penggemukan Anggota TGUPP

Nasional tim gubernur anies-sandi
Theofilus Ifan Sucipto • 12 Maret 2019 20:12
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluruskan kabar penggemukan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Dia menegaskan tidak akan menambah anggota.
 
"Tetap seperti kemarin (73 orang). Enggak ada yang berubah," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Maret 2019.
 
Anies Baswedan menuturkan lewat aturan baru, pegawai negeri sipil (PNS) bisa bergabung dengan TGUPP. Kuota anggota bisa diperbanyak, namun, Anies menegaskan, tidak akan mengubah jumlah anggota TGUPP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjamin tidak ada maksud terselubung dari penrubahan kuota anggota. Publik bisa melihat sendiri.
 
"Di Jakarta terang benderang, enggak ada yang bisa disembunyiin," kata Anies Baswedan.
 
Sebelumnya, Anies Baswedan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 Tahun 2019 tentang TGUPP pada 16 Februari 2019. Pergub ini menggantikan Pergub 187 tahun 2017.
 
(Baca juga:Penggemukan TGUPP Anies Terbentur APBD)
 
Dalam pergub baru, Anies Baswedan dimungkinkan menambah anggota TGUPP sesuai kebutuhan dan tidak dibatasi jumlah dari sedianya hanya 73 orang. Pergub baru juga memberi peluang aparatur sipil negara (ASN) menjadi anggota.
 
Aturan baru ini lantas dikritik. TGUPP dinilai belum memberi kontribusi maksimal. Padahal, nilai yang dikeluarkan dari APBD tidak sedikit.
 
"Lalu yang jadi pertanyaan kontribusi apa yang sudah TGUPP berikan? Yang bisa jawab hanya gubernur dan timnya tersebut. Tetapi hingga saat ini kontribusi yang diberikan belum terlihat sama sekali oleh warga Jakarta," kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, Sabtu, 9 Maret 2019.
 
Selain itu, jumlah anggota TGUPP dalam Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2019 tidak jelas. Itu, lanjut Gembong, adalah salah satu ketidaksiapan Anies mendesain program tersebut.
 
"TGUPP ini seolah-olah hanya penampung orang-orang yang mendukung Gubernur ketika Pilkada kemarin," pungkas dia.
 
(Baca juga:DPRD Sebut Anggota TGUPP Jalani Pekerjaan Ganda)
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif