Ilustrasi MRT Jakarta. ANT/Aprilio AKbar.
Ilustrasi MRT Jakarta. ANT/Aprilio AKbar.

Tiga Tugas Awal Kolaborasi KAI dan MRT

Nasional transportasi
Ilham Pratama Putra • 09 Desember 2019 12:10
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia dan PT MRT Jakarta membentuk perusahaan anyar melalui sistem joint venture demi integrasi transportasi publik di Ibu Kota. Perusahaan ini berwenang mengelola jalur kereta api dan menata kawasan stasiun.
 
"Setelah perusahaan baru terbentuk, tiga tugas awal yakni penataan kawasan stasiun, studi tentang integrasi kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan perencanaan pengelolaan kawasan Transit Oriented Development (TOD)," kata William di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.
 
William berharap integrasi bisa meningkatkan jumlah pengguna transportasi publik. William mengatakan nantinya tiket KRL, kereta bandara, dan LRT, juga bakal terintegrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau dengan KCI, Bank Indonesia kan sudah menargetkan satu kartu bisa terintegrasi, targetnya kan Januari 2022 terintegrasi dengan seluruh moda transportasi di DKI," tambahnya.
 
Perusahaan joint venture itu masih belum memiliki nama. PT MRT Jakarta memiliki 51 persen saham dan PT KAI sebesar 49 persen.
 
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo berharap perusahaan baru ini mengoptimalkan penataan kawasan stasiun di Jakarta.
 
"Terutama soal loop line yang menghubungkan dari satu stasiun ke stasiun lain di Jakarta, penataan dan pembangunan kawasan stasiun terutama menata ojek online, dan mengoptimalkan layanan angkutan darat seperti Transjakarta dan turunannya menjadi angkutan feeder," ujar Syafrin.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif