Korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter, Jakarta Utara, Rabu, 20 November 2019. Medcom.id/Yurike Budiman.
Korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter, Jakarta Utara, Rabu, 20 November 2019. Medcom.id/Yurike Budiman.

Fasilitas Pendidikan Korban Penggusuran Disediakan di Rusunawa Marunda

Nasional penggusuran
Yurike Budiman • 21 November 2019 07:42
Jakarta: Kasi Dikmen Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara Rasmadi menyebut anak korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa VII Sunter akan mendapatkan fasilitas pendidikan. Fasilitas pendidikan tersedia hingga sekolah menengah atas (SMA).
 
"Kami sudah memberitahu kepada mereka, adanya penertiban seperti ini, sekolahnya disiapkan. Anak-anak sekolah bisa sampai SMA atau SMK," kata Rasmadi di Sunter, Rabu, 20 November 2019.
 
Pemerintah hanya memfasilitasi pendidikan jika korban penggusuran pindah ke Rusunawa Marunda. Terdapat beberapa sekolah di sekitar rusun yang bisa menampung korban penggusuran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rasmadi memerinci anak korban penggusuran juga bisa memilih sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah menengah atas (SMA).
 
"Kalau mereka tinggal di rumah susun, di sana ada SMK 49, ada SMK 4. Kalau masuk SMA, ada SMA 92, SMA 114, SMA 52, SMA 73 dan SMA 115. Itu kalau mereka mau tinggal di rumah susun sesuai dengan anjuran pemerintah. Sudin pendidikan menyiapkan dan memfasilitasi agar pendidikan mereka tidak terlantar," jelas Rasmadi.
 
Hanya saja, belum ada korban penggusuran yang mendaftarkan diri untuk menempati Rusunawa Marunda. Ia juga menyebut korban penggusuran juga belum mendaftarkan anak mereka ke sekolah.
 
"Jadi mereka sebenarnya enggak kesusahan untuk pindah, namun sampai detik ini mereka tidak mau (pindah dan menyekolahkan)," kata dia.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif