(Ilustrasi). Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani
(Ilustrasi). Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani

Hak Interpelasi PSI Dianggap Gertakan Sambal

Nasional dki jakarta Virus Korona Anies Baswedan protokol kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 20 November 2020 08:48
Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berencana menggulirkan hak interpelasi untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait polemik acara Rizieq Shihab. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menganggap wacana hak interpelasi dari Fraksi PSI hanya gertakan sambal.
 
"Itu mah wacana saja," kata dia saat dikonfirmasi, Kamis, 19 November 2020.
 
Dia mempersilakan PSI jika ingin mengajukan hak dewan tersebut. Namun, dia meyakini pengajuan interpelasi berpotensi gugur karena tak diterima fraksi lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi saya kira teman-teman DPRD DKI sudah dewasa dalam berpolitik. Sehingga tidak mungkin serta merta menerima," kata dia.
 
Baca: PSI Gulirkan Interpelasi untuk Anies Akibat Kerumunan Rizieq
 
PSI DKI Jakarta menggulirkan hak interpelasi untuk meminta keterangan Anies terkait kerumunan akibat acara Rizieq Shihab. Anies dinilai lalai mengawasi acara yang digelar Rizieq dan berpotensi menjadi pusat penyebaran covid-19.
 
"Kami perlu tekankan bahwa pemanggilan ini bukan urusan politik. Namun, (interpelasi) tentang penegakan protokol kesehatan yang menyangkut nyawa ribuan warga Jakarta," kata anggota Fraksi PSI DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 November 2020.
 
Menurut Anggara, Anies melanggar Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Covid-19 yang disusun demi mencegah memburuknya dampak pandemi di Jakarta. Anies juga disebut menyimpang dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif