Ilustrasi ganjil genap. MI/Ramdani
Ilustrasi ganjil genap. MI/Ramdani

Ganjil Genap Dikhawatirkan Mengembalikan Kebiasaan Buruk Pengendara

Nasional sistem ganjil genap
Fachri Audhia Hafiez • 05 Agustus 2020 17:56
Jakarta: Diberlakukannya pembatasan kendaraan melalui sistem ganjil genap dikhawatirkan mengembalikan kebiasaan buruk pengendara sebelum pandemi covid-19. Pengendara berusaha menghindari jam berlakunya aturan itu.
 
"Berangkat lebih awal untuk mengakali jangan sampai kena ganjil genap. Kemudian pulangnya lebih malam lagi setelah ganjil genap selesai," kata anggota Ombudsman Alvin Lie dalam diskusi virtual betajuk 'Evaluasi Penanganan Covid-19 dalam Perspektif Ombudsman RI dan DPR', Rabu, 5 Agustus 2020.
 
Alvin mengatakan fenomena tersebut biasanya dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di luar Jakarta. Fenomena itu sejatinya selalu dilakukan pengendara sebelum pandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, hal itu bertentangan dengan konsep pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mencegah banyaknya pergerakan orang. Terlebih ganjil genap diberlakukan untuk mencegah klaster baru di perkantoran Ibu Kota.
 
"Kami berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memantau secara cermat jangan sampai justru meningkatnya klaster perkantoran yang ujung-ujungnya merugikan masyarakat," ujar Alvin.
 
Baca: Ganjil Genap Salah Satu Kebijakan Rem Darurat
 
Pemprov DKI menerapkan kembali ganjil genap di 25 ruas jalan Ibu Kota sesuai Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap. Jam operasi ganjil genap di masa PSBB transisi akan sama dengan penerapannya sebelum masa pandemi, yakni pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-21.00 WIB.
 
Pemberlakuan kembali ganjil genap didorong tingginya angka penularan covid-19 di Jakarta. Sistem itu diharapkan menekan mobilitas warga dan mencegah penularan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok tersebut.
 
Masyarakat yang mampu bekerja atau beraktivitas di rumah diharap tidak keluyuran. Sebab ada warga yang sengaja keluar rumah untuk melakukan aktivitas tak penting.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif