Penertiban Zona Hijau di DKI Tebang Pilih

M Sholahadhin Azhar 01 November 2018 20:33 WIB
pemprov dki
Penertiban Zona Hijau di DKI Tebang Pilih
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono. Foto: Doc DPRD DKI
Jakarta: Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono mengkritik relokasi lapangan tembak Senayan. Gubernur Jakarta Anies Baswedan dinilai tebang pilih dalam penertiban zona hijau.

"Sebetulnya kan banyak zona hijau lain yang harus ditertibkan. Itu (lapangan tembak Senayan) karena ada persoalan baru mereka merespons," kata Gembong kepada Medcom.id, Kamis, 1 November 2018.

Menurut dia, penindakan zona hijau harus menyeluruh. Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pun perlu diperbaiki. 


Gembong menyebut pemerintahan Anies tak pernah menyentuh pembenahan zona hijau. Padahal di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Pemprov DKI fokus membenahi tata ruang zona tersebut.

"Harusnya ya tinggal dijalankan atau evaluasi, tapi ini kan enggak," ucap dia.

Dia mengajak eksekutif duduk bersama DPRD merumuskan kembali hal tersebut. Jangan sampai penggunaan zona hijau dilangkahi. Apalagi banyak penyalahgunaan dengan pembangunan permanen di zona tersebut.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengamini kritikan Gembong. Menurut dia, penertiban seharusnya dilakukan menyeluruh.

"Semua wilayah atau jalur hijau harusnya diperlakukan sama, bukan tebang pilih," ujar dia.

Menurut Trubus, ada zona-zona hijau lain yang tak diperhatikan. Misalnya di daerah Pondok Indah ke arah Kebayoran.

Selain itu, dia juga menyebut wilayah Kampung Melayu dan daerah hijau di dekat Waduk Pluit. Gubernur terdahulu pernah merilis data-data zona itu. Harusnya, Anies juga membuka kembali dan menelaah hal tersebut.

"Harus mendapat perlakuan yang sama dong, jangan tunggu ada kejadian," tandas Trubus.



(AZF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id