Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Anies Kecam Ajakan Tak Pasang Foto Presiden

Nasional dki jakarta hoax
Nur Azizah • 01 Juli 2019 16:56
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga tak terpengaruh ajakan guru yang meminta tak memasang foto Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo- Ma'ruf Amin. Ia mengatakan negara memiliki aturan sendiri.
 
"Negara ini diatur pakai aturan, bukan selera. Jadi, jalankan semua sesuai aturan tentang tanda-tanda yang ada di dalam kelas, dalam kantor, itu semua suduh ada aturan," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 1 Juli 2019.
 
Di sisi lain, Anies menegaskan bahwa ajakan tersebut hoaks. Karena itu, kabar tersebut tidak perlu dibicarakan lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Laksanakan (aturan), tidak usah buat yang lain. Kalau sudah jadi hoaks enggak perlu didiskusikan lagi," ungkap dia.
 
(Baca juga:Alasan Simpatisan FPI Buat Konten Hoaks)
 
Sebelumnya, status pemilik akun Facebook bernama Asteria Fitriani ramai dibicarakan warga net. Dia mengusulkan agar sekolah tidak memasang foto presiden dan wakil presiden.
 
"Turunkan saja fotonya. Kita sebagai guru enggak mau mengajarkan anak didik kita tunduk pada kecurangan dan keadilan," tulis Asteria.
 
Dia meminta sekolah hanya memasang foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia bahkan menyebut Anies sebagai gubernur Indonesia.
 
"Cukup pajang foto goodbener kita saja. Gubernur Indonesia Anies Baswedan," ucap dia.
 
Status Asteria mendapat tanggapan 158 pengguna Facebook dan dikomentari lebih dari 150 orang. Saat Medcom.id mencari akun tersebut, akun bernama Asteria sudah dihapus.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif