Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 8 September 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 8 September 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Tak Lagi Berstatus Ibu Kota, Anies Prediksi Jakarta Tetap Macet

Nasional pemindahan ibukota macet jakarta DKI Jakarta Ibu Kota Baru Anies Baswedan
Putri Anisa Yuliani • 28 Januari 2022 07:05
Jakarta: Jakarta tak lama lagi melepas status sebagai ibu kota negara (IKN). Pusat pemerintahan Indonesia akan beralih ke Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di wilayah Kabupaten Panajam Paser Utara, yang akan diberi nama Nusantara.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperkirakan pindahnya institusi pemerintah pusat tidak berdampak signifikan mengurangi kemacetan di Jakarta. Kegiatan pemerintahan hanya menyumbang tujuh persen dari kemacetan di Jakarta. 
 
"Karena kemacetan di Jakarta itu oleh kegiatan rumah tangga dan kegiatan dunia usaha. Nah, sekarang kita malah bicara tentang bagaimana Jakarta bisa menjadi salah satu kota global dunia yang melayani kebutuhan global," kata Anies dalam diskusi virtual, Kamis, 27 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pembangunan IKN Mesti Kedepankan Pendekatan Adat dan Budaya
 
Tantangan yang dihadapi untuk menjadi kota bisnis global bukan hanya dihadapi Jakarta sendirian. Pasalnya, Jakarta menjadi kawasan aglomerasi metropolitan bersama Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
 
"Di Jakarta ini kita punya keinginan juga agar simpul sosial, simpul budaya, simpul peradaban yang terbangun di kota ini itu bisa dijaga dan diperkuat," papar Anies.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif