Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: MI/Angga
Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: MI/Angga

Kasus Covid-19 Melonjak, Begini Siasat DKI Soal Transportasi Umum

Nasional lalu lintas DKI Jakarta Virus Korona Pemprov DKI transportasi covid-19 pandemi covid-19
Kautsar Widya Prabowo • 16 Juni 2021 17:05
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak mengurangi kapasitas penumpang transportasi umum di tengah meningkatnya kasus covid-19. Pemprov memilih menguatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes). 
 
"Caranya bukan mengurangi kapasitas, tapi meningkatkan pengawasan, pemantauan, pengawalan," ujar Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (Ariza), di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Juni 2021. 
 
Menurut dia, Pemprov DKI akan menerjunkan personel untuk memantau prokes di transportasi umum. Dia percaya upaya ini dapat mencegah penularan covid-19 di tengah masyarakat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita pastikan semua (penumpang menaati prokes)," terang dia.
 
Baca: Kasus Covid-19 Bertambah 9.944 Hari Ini, Tertinggi Sejak Februari 2021
 
Pemprov DKI memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro hingga 28 Juni 2021. Perpanjangan masa PPKM mikro itu diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 759 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 39 Tahun 2021.
 
Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan perpanjangan PPKM mikro diambil untuk mencegah Ibu Kota kembali memasuki fase genting. Jakarta saat ini memerlukan perhatian ekstra.
 
"Bila kondisi sekarang tidak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi, maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami Sepetember dan Februari lalu," ujar Anies dalam keterangan tertulis, Selasa, 15 Juni 2021.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif