Depo rangkaian kereta MRT di Lebak Bulus, Jakarta. Foto: MI/Susanto
Depo rangkaian kereta MRT di Lebak Bulus, Jakarta. Foto: MI/Susanto

Daiso Disemprot karena Jual Pisau di Stasiun MRT

Nasional mrt
Putri Anisa Yuliani • 17 Oktober 2019 08:28
Jakarta: Toko waralaba Daiso disemprot PT MRT Jakarta karena menjual benda tajam di Stasiun Dukuh Atas. Produk itu dilarang dibawa di lingkungan statiun dan kereta moda raya terpadu.
 
"Jenis produk-produk yang melanggar kontrak Daiso dengan kami sudah diamankan semalam dan tidak ada lagi di toko tersebut di area stasiun MRT," kata Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhammad Kamaludin dalam keterangannya, Kamis, 17 Oktober 2019.
 
Kamaludin menegaskan MRT Jakarta mengharamkan setiap pengunjung maupun karyawan, baik MRT maupun yang bekerja di lingkungan stasiun, membawa benda tajam. Peringatan keras pun diberikan PT MRT Jakarta kepada Daiso.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Daiso dianggap melanggar kontrak dengan menjual benda-benda tajam. Barang-barang terlarang di stasiun MRT yang disita dari Daiso meliputi berbagai jenis pisau, gunting, dan cutter.
 
Sebelumnya, PT MRT Jakarta memang menyediakan ruang untuk pengusaha di stasiun-stasiun MRT. Berbagai usaha diperbolehkan menyewa ruang itu dimulai dari retail sampai usaha mikro kecil menengah (UMKM). Penyewa diseleksi untuk dapat memakai lahan di stasiun MRT.
 
Untuk UMKM, ada 16 gerai di stasiun MRT yang disediakan untuk memamerkan produk-produknya. Gerai-gerai UMKM itu terdiri dari delapan gerai kuliner, lima gerai fesyen, dan tiga gerai kriya atau kerajinan tangan.
 
Ke-16 gerai UMKM itu bakal 'mejeng' di lima stasiun strategis MRT. Lokasi ini meliputi Stasiun Lebak Bulus (enam gerai), Stasiun Fatmawati (enam gerai), Stasiun Haji Nawi (satu gerai), Stasiun Blok A (satu gerai), dan Stasiun Dukuh Atas (dua gerai).
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif