Ilustrasi pendataan penduduk. MI/Arya Manggala
Ilustrasi pendataan penduduk. MI/Arya Manggala

31.061 Pendatang Masuk DKI

Nasional pemprov dki
Putri Anisa Yuliani • 27 Juni 2019 10:53
Jakarta: Sebanyak 31.061 pendatang didata oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta. Pendataan dilakukan oleh RT dan RW yang kemudian dilaporkan kepada Dinas Dukcapil DKI.
 
Dinas Dukcapil DKI menindaklanjuti laporan itu dengan membuat program Bina Layanan Kependudukan. Program Bina Layanan Kependudukan tahap satu telah dilakukan pada Selasa, 25 Juni 2019.
 
"Hasil pendataan sampai 25 Juni 2019 pukul 17.00 WIB ada sebanyak 31.061 penduduk non permanen," ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma saat dihubungi, Kamis, 27 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumlah pendatang ini masih belum mencapai 50% dari prediksi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memprediksikan pendatang yang masuk ke Ibu Kota mencapai 71 ribu orang, atau naik dibandingkan 2018 yang mencapai 69 ribu orang.
 
Ia mengatakan Bina Layanan Kependudukan dilakukan di enam wilayah yakni area Rusun Petamburan, Jakarta Pusat; area Kelapa Gading dan Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara; dan RW 03 dan 08 Kelurahan Meruya Utara, Jakarta Barat; RW 05 Kelurahan Cipete Selatan, Jakarta Selatan; dan Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur.
 
Layanan juga dilakukan di beberapa pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu yakni Pulau Puteri, Pulau Sepa dan Pulau kelapa, Pulau Ayer, Pulau bidadari, dan Pulau Untung Jawa.
 
Program Bina Layanan Kependudukan ini diterapkan untuk memberikan layanan administrasi kependudukan bagi warga pendatang. Terutama mereka yang tiba bersamaan dengan musim arus balik Lebaran 2019/1440 H.
 
Karena masih banyak penduduk DKI yang belum kembali, Dinas Dukcapil DKI pun akan memperpanjang program tersebut.
 
"Namun pada saat hari ini ternyata ada beberapa penambahan. Rencana kita akan perpanjang pendataan innsya Allah sampai Agustus 2019 bersama kader Dasa Wisma," kata Dhany.
 
Dalam tahap perpanjangan ini, Dinas Dukcapil akan tetap melibatkan RT dan RW untuk mendata pendatang yang ada di wilayah mereka masing-masing.
 
"Pendataan saat ini tetap melibatkan peran RT dan RW. Untuk program pada Juli kita berharap sudah bisa menerapkan sistem aplikasi Dasa Wisma," terangnya.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif