Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. ANT/M Adimaja.
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. ANT/M Adimaja.

Pemprov DKI Klaim Penggusuran Sunter Sudah Disosialisasikan

Nasional penggusuran
Sri Yanti Nainggolan • 18 November 2019 13:36
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim penggusuran di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, telah disosialisasikan sebelumnya. Proses pembongkaran rumah juga melibatkan warga sekitar.
 
"Sesuai sudah dikomunikasikan lebih dari dua bulan (lalu) dan itu sepengetahuan mereka," kata Wali Kota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 18 November 2019.
 
Pemprov DKI juga memberikan kesempatan kepada warga membongkar sendiri rumah mereka. Pemprov DKI hanya membantu teknis penggusuran itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sigit menjelaskan bangunan yang digusur didominasi tempat usaha penjualan barang bekas. Bangunan itu tak dijadikan tempat tinggal oleh pemiliknya.
 
"Mereka pada umumnya kembali ke tempat tinggal ada di Penggilingan, ada di daerah Kebon Bawang, ada ke tanah Abang. Karena memang bukan tempat tinggal di sana, sebagai ruang usaha," terang dia.
 
Pemprov menyediakan rumah susun di wilayah Marunda, Jakarta Utara, buat korban penggusuran itu. Rumah susun itu disediakan sebagai tempat tinggal meski bangunan yang digusur merupakan tempat usaha.
 
Tapi, kata Sigit, tak ada korban gusuran yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan fasilitas itu.
 
Sebelumnya beredar rekaman video penggusuran berujung kericuhan di Sunter pada Kamis, 14 November 2019. Penertiban bangunan liar yang dilakukan personel gabungan Kepolisian, Satpol PP, dan PPSU itu ditolak pemilik bangunan.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif