Inisiator RUU KIA Ibnu Multazam dalam Hotroom. Foto: Metro TV
Inisiator RUU KIA Ibnu Multazam dalam Hotroom. Foto: Metro TV

Legislator: RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak Telah Melalui Kajian Medis

MetroTV • 30 Juni 2022 15:49
Jakarta: Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) telah disahkan menjadi RUU Inisiatif DPR Kamis, 30 Juni 2022. Perhatian utama RUU KIA adalah perpanjangan masa cuti yang diberikan kepada ibu hamil dari tiga bulan menjadi enam bulan.
 
RUU KIA telah melalui riset dan penyerapan aspirasi dari para pelaku dunia kesehatan, terutama melibatkan asosiasi-asosiasi dalam Focus Group Discussion (FGD). Pertimbangan cuti menjadi enam bulan juga selaras dengan kajian kesehatan mengenai Air Susu Ibu (ASI) eksklusif.  
 
"Saya kira motivasinya dalam rangka menyusun itu (RUU KIA) memanggil para pemerhati kesehatan misalnya asosiasi perawatan Indonesia, asosiasi dokter, dan lain sebagainya. Menyusui eksklusif untuk bayi hanya 6 bulan," ungkap inisiator RUU KIA Ibnu Multazam di tayangan Hot Room Metro TV, Rabu 29 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengambilan keputusan disahkan RUU KIA menjadi inisiatif DPR tersebut merupakan agenda penutup Rapat Paripurna ke-26 Masa Sidang V Tahun 2021-2022. Pandangan fraksi disampaikan secara tertulis.
 
Baca: RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR

Pembahasan RUU KIA menjadi perhatian publik. Sebab, bakal beleid itu dianggap berpihak kepada kepentingan keluarga.
 
Bakal aturan yang dianggap berpihak kepada keluarga, yaitu memberikan cuti selama enam bulan setelah melahirkan. Kemudian, suami diberikan libur 40 hari untuk memberikan waktu mendampingi istri usai melahirkan.
 
Sekadar diketahui ASI eksklusif memiliki kandungan protein, hormon, enzim, zat kekebalan, dan sel darah putih yang merupakan kelengkapan baik diberikan pada bayi umur 0-6 bulan. Pertumbuhan kembang anak pada usia 0-6 bulan sangat dipengaruhi oleh asupan gizi tahap awal dan yang hanya mampu dikonsumsi, diberikan dalam bentuk ASI eksklusif. 
 
Pada peringatan Hari Gizi Nasional 2022 yang diadakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), stunting merupakan isu yang menjadi perhatian. Kemenkes menekankan pentingnya asupan gizi tahap awal yang diberikan dalam bentuk ASI eksklusif, memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tinggi anak. (Jose Imanuel)
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif