Gubernur Papua Lukas Enembe. MI/Mohamad Irfan
Gubernur Papua Lukas Enembe. MI/Mohamad Irfan

KPK Bakal Kasih Izin Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Tapi Ada Syaratnya

Candra Yuri Nuralam • 27 September 2022 09:56
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe bisa berobat ke luar negeri jika memenuhi sejumlah syarat. Salah satunya ialah kalau dokter di Indonesia sudah menyerah menangani penyakitnya.
 
"Ya kalau misalnya dokter Indonesia enggak mampu mengobati penyakit yang bersangkutan dan harus ke luar negeri, tentu pasti akan kami fasilitasi," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Selasa, 27 September 2022.
 
Alex mengatakan KPK berhak menentukan dokter yang memeriksa Lukas di Jakarta. Jika semua dokter yang ditunjuk KPK tidak bisa mengobati, permintaan Lukas dikabulkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, berobat ke luar negeri tidak bisa sendiri. Lukas harus dikawal ketat oleh tim KPK selama diperiksa dokter di sana.
 
"Kami fasilitasi dengan pengawalan tentu saja," ujar Alex.

Baca: Lukas Enembe Klaim Sakit, KPK: Datang ke Jakarta Sini Kita Periksa


Lukas diminta tidak khawatir dengan dokter yang ditunjuk KPK. Lembaga Antikorupsi memastikan dokter yang diperiksa memiliki kemampuan yang mumpuni.
 
"Enggak usah khawatir, kami tidak akan membuat yang bersangkutan terlunta-lunta atau terlantar enggak diobati, kita akan mengobati yang bersangkutan," ucap Alex.
 
Gubernur Papua Lukas Enembe tidak menghadiri pemeriksaan KPK pada Senin, 26 September 2022. Alasannya, Lukas masih sakit.
 
"Syarat orang memberi keterangan itu harus sehat. Kalau sakit gimana mau kasih keterangan," kata kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening, di Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Jakarta, Senin, 26 September 2022.

Baca: KPK Kaji Pasal Perintangan Penyidikan ke Pengacara Lukas Enembe


Stefanus mengatakan orang sakit tidak bisa dimintai keterangan berdasarkan aturan yang berlaku. Informasi dari Lukas juga tidak akan sah jika dimintai keterangan saat sakit.
 
Stefanus meminta KPK memahami kondisi Lukas. Lembaga Antikorupsi bahkan ditantang melakukan pembuktian terkait kondisi kesehatan Lukas di Papua.
 
"Kita cari solusi dokter KPK dan dokter pribadi periksa Bapak (Lukas Enembe) baik baik," ujar Stefanus. 
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif