Ilustrasi Freepik
Ilustrasi Freepik

Kabar Baik! Kemenkes Tambah 3 Vaksin Imunisasi Rutin, Salah Satunya HPV

Sri Yanti Nainggolan • 23 April 2022 19:12
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menambah tiga vaksin imunisasi rutin di Indonesia, dari 11 vaksin menjadi 14 vaksin. Pemberian vaksin dimulai tahun ini. 
 
Vaksin imunisasi rutin merupakan program pemerintah yang berarti masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan vaksin tersebut, termasuk vaksin Human Papilloma Virus (HPV).
 
"Vaksinasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang lebih murah dan lebih efektif daripada intervensi ketika seseorang sudah masuk perawatan di rumah sakit," ucap Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resmi, Sabtu, 23 April 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Menkes Mendorong 'Srikandi Daerah' Menyukseskan Imunisasi Lengkap Anak
 
Adapun penambahan tiga imunisasi rutin adalah vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV), vaksin Rotavirus, dan vaksin Human Papilloma Virus (HPV).
 
Vaksin PCV bertujuan untuk mencegah penyakit radang paru, radang selaput otak, radang telinga yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus. 
 
Vaksin Rotavirus untuk mencegah diare berat dan komplikasinya yang disebabkan oleh virus Rota. Sementara vaksin HPV untuk mencegah kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita.
 

Target pemberian vaksin PCV, Rotavirus, dan HPV

Vaksin PCV mulai tahun ini diberikan secara nasional. Sementara, imunisasi dengan vaksin Rotavirus akan dimulai pada tahun 2022 di 21 kabupaten/kota yang mewakili tiap pulau, dan akan diberikan secara nasional di tahun 2024.
 
Vaksin HPV pada tahun ini juga diberikan di 131 kabupaten/kota di 8 provinsi, terdiri dari 4 provinsi di pulau Jawa dan 4 provinsi di luar pulau Jawa (Provinsi DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Bali).
 
Baca: Vaksin HPV Lebih Efektif Diberikan pada Anak
 
Semua program imunisasi yang menjadi bagian dari program imunisasi rutin wajib akan dibebaskan dari tanggungan biaya, dalam kondisi dan persyaratan tertentu.
 
Misalnya untuk vaksin HPV diwajibkan kepada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD. Hal ini dilaksanakan dalam program kegiatan Bulan Imunisasi Anak sekolah (BIAS) yang dilaksanakan pada bulan Agustus setiap tahunnya.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif